sekarang ini di Indonesia khususnya ibu kota tak lepas dari aktifitas yang padat, membuat kemacetan di jalan raya maupun jalan protokol.
Motor adalah moda transportasi alternatif yang baik untuk saat ini karena kemampuannya untuk membelah kemacetan yang terjadi dan bisa memangkas waktu yang dihabiskan untuk di jalan. bukan berarti tidak ada sisi negatifnya loeh. he...he...he.
menurut saya para rider (pengendara motor) tidak mendapatkan hak-haknya secara penuh pada saat parkir d pusat perbelanjaan, pusat elektronik, perkantoran, universitas, bahkan yang membuat hati miris adalah tempat pasar tradisional.
saya pernah kehilangan helmet yang berharga ratusan ribu di pusat perbelanjaan bekasi padahal saya telah menguncinya, memang ada penitipan helmet, tapi dikelolah oleh pihak luar yang sama riskannya.
kewajiban sebagai konsumen saya membayar tiket yang diberi label harga perjamnya, tetapi tak diikuti hak-hak konsumen. Secara terang-terangan ditiket tertulis "jika ada kehilangan barang maka bukan tanggung jawab kami", walah-walah berarti gak jauh beda dengan peribahasa "lempar sepatu sembunyi kaki" he...he...he. harusnya sembunyi tangan.
Motor adalah moda transportasi alternatif yang baik untuk saat ini karena kemampuannya untuk membelah kemacetan yang terjadi dan bisa memangkas waktu yang dihabiskan untuk di jalan. bukan berarti tidak ada sisi negatifnya loeh. he...he...he.
menurut saya para rider (pengendara motor) tidak mendapatkan hak-haknya secara penuh pada saat parkir d pusat perbelanjaan, pusat elektronik, perkantoran, universitas, bahkan yang membuat hati miris adalah tempat pasar tradisional.
saya pernah kehilangan helmet yang berharga ratusan ribu di pusat perbelanjaan bekasi padahal saya telah menguncinya, memang ada penitipan helmet, tapi dikelolah oleh pihak luar yang sama riskannya.
kewajiban sebagai konsumen saya membayar tiket yang diberi label harga perjamnya, tetapi tak diikuti hak-hak konsumen. Secara terang-terangan ditiket tertulis "jika ada kehilangan barang maka bukan tanggung jawab kami", walah-walah berarti gak jauh beda dengan peribahasa "lempar sepatu sembunyi kaki" he...he...he. harusnya sembunyi tangan.
